40 Flash lamp will be turned off in 35 school days

•December 18, 2009 • Leave a Comment

Mulai minggu besok, school zone flash lamp akan mati selama 35 hari sekolah. Mungkin lebih sedikit. Yup, karena liburan sekolah telah tiba. Ini berarti jalanan akan lebih lancar karena 40km/h zone tidak aktif, dibanding hari-hari sekolah akan selalu padat di zone 40.

school zone flash lamp

school zone flash lamp

Bagi ortu ini berita bagus dan juga kurang bagus, bagusnya karena libur nggak ngantar /jemput sekolah. Tapi kurang bagusnya karena seharian penuh di rumah, pasti bosan dan ada saja masalah – namanya juga anak-anak. Solusinya mereka akan minta jalan-jalan di weekend, itu sudah pasti. :) Kurasa di mana-mana juga akan sama seperti itu.

Di waktu-waktu long weekend apalagi di musim liburan, RTA di NSW (maupun di AU secara umum) menerapkan system Double Demerit fines, yaitu double denda kepada pelanggaran-pelanggaran karena pada saat long weekend banyak orang pergi jalan-jalan terutama ke luar kota. Ini dimaksudkan untuk menekan angka kecelakaan yang akhir-akhir ini (2009) meningkat terutama di NSW.
Berikut regulation untuk double demerit period XMas and End Year 2009 di NSW.

police with radar laser

police with radar laser

have a nice holiday… make a safe trip… and drive safely..
cheers

Mengenal sudut-sudut Marrickville lebih detail

•December 13, 2009 • Leave a Comment

Aku tinggal di Marrickville, sebuah suburb masih di Inner West of Sydney. Pertama-tama tinggal di sini, impressive karena multiculture nya yang unique. Lama-lama bosan juga. Pernah terpikir mau cari suasana yang lebih rapih dan bersih di daerah selatan Sutherland, tapi urung juga karena jauh di samping juga karena anakku sudah mulai settled dengan sekolahnya sekarang.

Tapi sekarang karena sudah cukup komunitas yang bisa dikunjungi; sekolah anak, pengajian, perpustakaan, dan cukup banyak variatif kegiatan cultural conducted by Marrickville council, lama-lama kerasan juga tinggal di suburb ini.

Tulisan ini sekedar mengenal lebih dekat suburb Marrickville, yang akan terus ku-update dengan info-info tambahan karena banyak sekali yang belum diungkap dan akan kumulai dengan 2 sudut khas kota, cafe road Marrickville dan ujung perempatan jalan Marrickville Rd-New Cantebury Rd.

Cafe jalan Marrickville, beberapa cafe ada di pinggiran jalan utama Marrickville. Mulai pagi orang-orang sudah nongkrong memesan kopi sambil baca koran di tepian jalan ini. Sepanjang jalan Marrickville terdapat banyak spot-spot cafe. Menu biasanya fresh bread dan cappuccino + koran. Mungkin karena budaya mereka pagi-pagi meskipun belum mandi sudah jalan-jalan dengan anjing dan mampir minum kopi sambil ngobrol.

jalan utama Marrickville

jalan utama Marrickville

Sepanjang jalan Marrickville terdapat pertokoan bervariasi; electronic, convenience store, second hand, sepeda, asian food store, cafe, restaurant, dan juga supermarket. Juga terdapat beberapa bank, kantor pos, real estate, dan perkantoran. Beberapa hotel khas dan klasik ada juga di jalan utama Marrickville ini, di antaranya Royal Exchange, Gladstone, etc. Yang unik

Royal exchange hotel Marrickville

Royal exchange hotel Marrickville

di Marrickville ini adalah di atas kanopi cafe atau hotel, ada patung-patung kecil yang dihias sesuai dengan tempatnya. Misal di Royal exchange hotel, patung menggambarkan kegiatan bar yang ada di hotel itu.

Hotel klasik yang lain berada di ujung jalan persimpangan Marrickville-New Canteburry Rd. Di hotel ini lebih ramai di waktu malam apalagi jika ada pertandingan balap kuda atau olah raga lainnnya karena dilengkapi dengan tempat bertaruh di dalamnya (aku gak pernah ke sana loh).

Gladstone hotel Dulwich Hill

Gladstone hotel Dulwich Hill

Tempat menarik lainnya di Marrickville adalah bangunan-bangunan kuno seperti gereja, sekolah, juga playground yang disediakan dan dirawat oleh council.

Lokasi Marrickville ada di…


View Larger Map

La Perouse peninsula

•December 9, 2009 • 3 Comments

Salah satu tempat favorit di sekitar Sydney, lokasi tidak jauh dari CBD, kira-kira 30 menit dari city. Berada di ujung Anzac Pde. sekitar 8km arah selatan Kingsford.

Pertama ke sini pas kebetulan ultah temen (Florentine), dan ternyata tempatnya cukup nyaman buat jalan-jalan – thanks to Flo.
Di samping parkir kendaraan tidak kesulitan, area luas – terutama buat anakku yang tidak mau diam, dan yang paling penting tidak bayar. Hahaha.

Paling sophisticated and remarkable adalah La Perouse tower, berada di tengah bukit dan berbentur mini castle.

La Perouse tower castle

La Perouse tower castle

Di sekitarnya adalah rerumputan luas dan bersih di mana orang-orang biasa duduk-duduk sekeluarga membawa makanan dan menikmati pemandangan laut dan pantai dari atas bukit. Selain itu ada pulau kecil di ujung semenanjung yang dihubungkan dengan jembatan kayu. Ketika sunset, setting ini jadi bagus sekali.

La Perouse wooden bridge

La Perouse wooden bridge

Jembatan yang classic, menambah ciri khas sendiri di lokasi ini. Beberapa orang memancing di sekitarnya, mungkin sampai malam /pagi karena waktu sunset malah ada beberapa yang baru datang.

La Perouse wooden bridge pillars

La Perouse wooden bridge pillars

Di sekitar pulau kecil kita dapat menikmati view tebing-tebing solid rock khas, deburan ombak menerpa batuan membentuk batuan menjadi lebih indah.

Solid rock woth a hole

Solid rock woth a hole

Ketika menjelang sunset, angin kencang sekali, jadi jangan lupa membawa light jacket minimal terutama buat anak kecil.

Grass at La Perouse hill

Grass at La Perouse hill

sampai ketemu di touring berikutnya

cheers,

System Tax di Australia sebagai bahan perbandingan

•December 1, 2009 • Leave a Comment

Jika teman2 mau compare atau mencari bahan reference untuk pertimbangan ingin bekerja atau minimal tinggal di Australia dan melakukan bisnis, berikut link yang bisa dibaca mengenai Overview Australia Taxation System.

http://www.ato.gov.au/content/downloads/COR00168888TaxinAustralia.pdf

Pada intinya, jika kita melakukan bisnis, bekerja atau mendapatkan penghasilan di Australia, atau dengan kata singkat jika anda bekerja selama berada di Australia, maka anda jelas berurusan dengan Australia Tax System.

Nah, mengenai detil2 cara melakukan pembayaran Tax, Online lodging, bagaimana Tax Return, bisa dibaca2 di link2 yang ada di dalamnya.

Semoga bermanfaat..

My adorable creatures…

•August 17, 2009 • Leave a Comment

My adorable creatures… sungguh terharu jika aku melihat waktu demi waktu perkembangan anak2ku.. dulunya kecil belum bisa apa2.. bahkan disaat akupun baru belajar menggendhong.. melekan buat jagain kalau nangis minta susu.. karena cuma bisanya nangis.. minum susu dan tidur…

Waktu demi waktu mereka lalui, belajar berjalan.. ketawa.. ekspresi… satu patah dua patah kata.. hingga kalimat…
berlari.. berkenalan.. berteman… bernyanyi bersama2…
marah… teriak.. membentak… memukul…
bertanya… berpendapat.. hingga argumen bahkan ngeyel… adalah bagian belajar juga mereka alami dari mulai mencoba, tau akibatnya.. dan berpengalaman..

Meski masih sedikit prestasi2 yang mereka ukir.. masih ada yang jauh lebih hebat dari mereka di sana..
tapi mereka tetap putri2 yang membanggakanku… dan merekalah makhluk2 anugerah terbaik bagiku…

Teruslah belajar nak… tempatkan cita2mu setinggi-tingginya.. dan gapailah….

annisa n aisyah

my adorable creatures… I love you..

Parla Pui Piano

•August 17, 2009 • Leave a Comment

Inspired with the Godfather…  I’ve been living in the mafia base business… day-to-day job depends on what we have to compete in the real world business competition.. wild.. and fully risks.. and sometimes you have to decide whether you will continue with your plan.. and take the risks.. or no.. which means loose..

Challenge… risks… promises… and you have to keep your words.. otherwise you will loose..

Flight simulatornya Google Earth, lumayan juga…

•April 11, 2009 • Leave a Comment

Daripada nunggu mobil di bengkel, mainan flight simulatornya Google Earth..
Lumayan bisa ngilangin penat nunggu.. ini mainan udah luama… tapi main ini menurutku nggak ada bosan2nya…

Start flight dr Kathmandu airport.. fly to the north.. then turn to the east… melayang-layang di atas pegunungan es.. stable di altitue 40K feet, lama.. naik turun.. yang asyik kalau bisa muter pucuk gunung, atau meliuk di antara lembah…

akhirnya ketemu Everest.. wow, what a beautiful sight seeing…

flight-20090411_1

tips untuk main2, biar nggak bingung tentukan dulu mau turun di mana, kalau berangkatnya emang hanya di airport tertentu..

flight-20090411_2

kalau nggak ya tabrakkan aja di mana gitu.. hehehe, namanya jg cuma game..

enjoy it..

Karakter kuat dan Totalitas, beratnya menuju keberhasilan

•March 28, 2009 • 1 Comment

Kutulis ini karena sering terpikirkan di benak, untuk meraih keberhasilan, apakah harus dilewati dengan jatuh bangun perjuangan, melalui kesusahan, juga berdarah-darah – istilah kasarnya…
Tentu karena juga banyak referensi buku2 tentang orang sukses.. dan hampir tidak ada yang bilang keberhasilan dicapai dengan mudah dan tanpa perjuangan berat… hampir semuanya bercerita awal yang menderita.. awal yang berat…
Aku hanya ingin menganalisa, membandingkan dengan kondisi sekarang, dan mungkin dengan kesimpulan yang berguna nanti buatku, karena keberhasilan masih jauh dariku…

Kalau kondisi kesusahan, seperti kondisi di jaman para konglomerat dan orang2 sukses dulu sewaktu mereka masih kecil, mungkin agak susah ditemui di jaman sekarang… memang masih banyak kemiskinan di negara kita, tapi relatif jauh lebih baik..
Persaingan di lapangan kerja, dahulu jelas masih terbuka lebar.. dibandingkan sekarang.. pasti sudah tidak relevan untuk dijadikan pembanding…
Persaingan di dunia usaha, ini apalagi.. modal yang besar sangat sulit didapat di jaman sekarang.. dahulu dengan inflasi yang masih cukup bagus mungkin masih agak ringan menggulirkan dana… relatif juga, tetapi tidak ada referensi yang menyatakan dunia usaha sekarang lebih mudah…

Lalu, apa yang bisa dijadikan modal untuk keberhasilan di jaman sekarang?
Kalau anak di jaman sekarang menikmati sekolah dengan fasilitas yang sudah cukup lengkap, tranportasi sudah cukup nyaman..
Kalau pemuda di jaman sekarang dapat menikmati kuliah dengan fasilitas yang bagus, koleksi referensi yang tidak terbatas di internet…
Kalau pekerja kantoran di jaman sekarang melakukan tugas dengan jauh lebih cepat dan mudah karena fasilitas yang jauh lebih maju…

Lalu, perjuangan berat seperti apa yang bisa mereka lakukan untuk keberhasilan nanti?

Yang kita takutkan adalah, jiwa2 yang manja akan fasilitas, tidak tangguh, bahkan minim karakter…
iklim kebebasan yang kelewat batas, membuat generasi kita mudah untuk berontak.. pencarian jati diri yang kurang matang dan tidak adanya plan yang jelas dalam karir.. ini mungkin sisi lain..

Ahh! Karakter!.. yup mungkin ini jawabannya…
Orang2 sukses yang hidup muda nya di jaman dahulu memiliki karakter yang sangat kuat..
Jadi mereka sudah susah, karakternya sangat kuat…
Membangun Karakter tidak mudah, memiliki karakter akan menjadikan pribadi yang tangguh, tahan banting, tidak mudah terpengaruh karena memiliki tujuan yang jelas, perencanaan yang matang…

Dan satu lagi yang tadinya memang ini yang mau diungkap.. Totalitas!..
Ini yang selalu jadi dilema, Totalitas, berat… sangat berat… tapi ini yang jadi kunci.. memiliki karakter kuat tetapi tidak totalitas hasilnya tidak akan maksimal… begitu juga sebaliknya…
Totalitas berarti selalu berusaha sepenuhnya dan tidak tanggung2 jika melakukan sesuatu.. segala macam usaha… Belajar, bekerja, .. semuanya..
Apa beratnya, toh melakukan usaha setiap hari sudah dilakukan..
Untuk bisa mencapai totalitas, banyak pengorbanan yang harus dilakukan… malu, dibicarakan banyak orang, kurangnya waktu buat keluarga, kurang waktu untuk bercanda, etc..
Relatif memang untuk menilainya, tetapi totalitas harus mendapat dukungan dari orang2 terdekat sekitar untuk bisa berhasil…

Mudah2an dua hal ini bisa jadi modal generasi mendatang agar bisa meraih keberhasilan…
Mudah2an juga ini berguna terutama bagiku, istri dan anak2ku.. keponakan2ku, teman2 juga…

Cheers

Resta qui con me

•February 22, 2009 • 3 Comments

Something’s broken. One of the two went too far. He was too sure of himself, he didn’t care about anything, too confident in the eternal devotion of the other. Their pact is broken, and trust has to be earned again. With all the tenderness and promises of joy and freedom of the early days, with words and gestures that can open a closed heart. Because he has feared unhappiness.

Matteo Musumeci / Andrea Bocelli

Perderti cos
Come un attimo
Mentre tutto va
Oltre i limiti
Della mia fantasia
Tu che eri mia!

Voli e brividi
Grandi sogni che
Forse realizzai
A che servono
Se tu non sei qui
Qui con me
Anche se ho sbagliato io

Resta qui con me
io sar
un angelo vero che songa e che sa
prederti la mano
e darti l’anima
resta qui
resta qui
tu che sei mia
un attimo e noi
voleremo l
dove tutto
noi noi saremo l
soli ma insieme.

Lo ritorner
L’uomo che hai amato in me

Resta qui con me
io sar
un angelo vero che songa e che sa
rallentare il tempo
che non passer
resta qui, resta qui,
tu che sei mia

Un attimo e noi
voleremo l
ogni giorno che
noi saremo insieme

ga tau kenapa kok akhir2 ini teringat lagi akan salah satu lagu lama favorit ini..
bercampur antara ingin, harapan, ketenangan, semangat…

mengurus passport dengan benar

•February 3, 2009 • 6 Comments

Mungkin teman2 ingat beberapa bulan lalu ( akhir Juli 2008 ) Dirjen Imigrasi RI melaksanakan proyek implementasi sistem pelayanan paspor baru pengganti sistem lama yang dinilai kurang efisien. Kebetulan juga aku pas bikin adalah hari pertama pelaksanaan sistem itu secara serentak nasional. Ketika itu pelaksaan kurang lancar kami maklum karena hari pertama /awal belum terbiasa dengan alat2 baru dan canggih (menurut petugas). Hingga aku sempat melakukan foto biometrik jam 10 malam, karena para peserta sempat men-demo dan kepala kantor Imigrasi Kelas I Denpasar memutuskan staf nya untuk lembur melayani hingga selesai. Salut untuk kepala kantor Imigrasi I Denpasar beserta jajarannya.

Kali ini aku perlu lagi untuk membuat passport istri dan anak2. Mendengar cerita dan secara logika sistem pembuatan paspor di kantor imigrasi sudah lancar, aku bermaksud ingin mencoba seberapa cepat pembuatan paspor dengan benar. Berikut kronologis detilnya;

Hari pertama; 19 Jan 2009, istriku membeli formulir di koperasi karyawan kantor imigrasi. Setelah itu melengkapi surat2 yang diperlukan, kalau ini sudah lengkap sebenarnya bisa langsung di masukkan ke loket pelayanan.
Kelengkapan yang dibutuhkan:
-KTP (asli)
-KK (asli)
-Ijazah terakhir (asli)
-Akte Lahir (asli)
-Surat Nikah (asli)

Hari kedua; 20 Jan 2009, memasukkan ke loket pelayanan. Di loket ini kelengkapan surat diperiksa dan keasliannya. Kalau belum harus dibenahi dulu. Kalau sudah akan diberikan nomor antri untuk bayar. Di dalam nomor itu ditulis Pembayaran tanggal 27 Januari 2009. Ha!!! satu minggu hanya untuk melakukan pembayaran?? setelah kami tanya ke loket memang antrinya banyak dan seminggu itu sudah langsung bayar, foto dan jadi. Akhirnya ya sudah saya mengalah.

Hari ke-9; 27 Jan 2009, kami datang untuk antri bayar untuk dipanggil ke kasir. Pembayaran Rp 285.000,- sesuai dengan tarif yang ditentukan ditambah biaya foto, biaya jasa IT. Setelah membayar, bukti pembayaran dikembalikan ke loket untuk antri foto dan interview. Akhirnya kami masuk ke ruang foto biometrik untuk interview dan foto istri dan anak2. Setelah itu kami disuruh datang kembali 4 hari kerja untuk pengambilan paspor.

Hari ke-12; karena 4 hari kerja setelahnya adalah Sabtu, dan mungkin Senin minggu berikutnya, saya mencoba mengcek di hari Jumat, 30 Jan 2009. Menunjukkan bukti pembayaran ke loket dan antri untuk pengambilan paspor. Dan ternyata paspor sudah jadi.

Kesimpulan; dengan sistem baru, pembuatan paspor menjadi mudah, tetapi tidak dapat mempercepat. Karena pada hari kedua, saya telpon ke nomor imigrasi yang dicantumkan di jendela loket, dan ternyata terhubung dengan Sekretaris Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar; ketika saya komplain hal ini beliau mengatakan “kalau sistem yang dulu memang bisa 2 hari selesai, ini sistem baru…” . What!! sistem baru kok justru mundur??

Jadi kalau ingin membuat paspor dengan murah dan benar, meski dengan sistem online baru, anda perlu spare waktu minimal 12 hari.
Kalau terpaksa harus perlu banget 2 hari, ya pake jasa pemercepat alias calo dengan biaya sekitar Rp.700.000,- . Ini dikonfirmasi oleh orang2 yang saya tanyai di sana apakah dengan sistem baru ini masih bisa dengan calo.

Pesan moralnya adalah Sistem Informasi baru yang dibilang canggih sekalipun tetep masih kalah dengan akal manusia. Jelas doong :)